Tata Kelola Akademik
Pertimbangan kolegial untuk menjaga mutu, integritas, akuntabilitas, dan keberlanjutan penyelenggaraan akademik.
Kepemimpinan & Pengabdian Akademik
Kepemimpinan akademik adalah ikhtiar menjaga mutu, integritas, keberlanjutan institusi, dan keberpihakan ilmu kepada kepentingan masyarakat.
Lihat kontribusi ↓

Kepemimpinan bukan posisi yang berdiri di atas ilmu.
Ia adalah tanggung jawab untuk memastikan ilmu, kebijakan, manusia, dan sumber daya bergerak ke arah yang benar.
Senat Akademik Universitas Padjadjaran
Sebagai Sekretaris Senat Akademik Universitas Padjadjaran, kontribusi diarahkan pada proses kolegial yang menjaga mutu pendidikan, tata kelola, integritas, dan keberlanjutan institusi. Bagian ini mendokumentasikan ruang kontribusi Senat Akademik dalam menjaga kualitas kehidupan akademik universitas.
Pertimbangan kolegial untuk menjaga mutu, integritas, akuntabilitas, dan keberlanjutan penyelenggaraan akademik.
Telaah berbasis bukti terhadap rancangan kebijakan, naskah akademik, serta implikasi dan risiko akademiknya.
Pembukaan, evaluasi, dan pengembangan program studi serta kurikulum agar tetap relevan dan memenuhi standar mutu.
Pembahasan Recognition of Prior Learning dan pendidikan profesi dengan perhatian pada kesetaraan, kompetensi, dan penjaminan mutu.
Pertimbangan akademik terkait pengembangan dosen dan evaluasi BKD pada ruang kewenangan yang relevan.
Partisipasi dalam forum Senat Akademik PTN-BH untuk bertukar praktik baik dan memperkuat tata kelola pendidikan tinggi.
Senate Activity Timeline · 2025–2026
Rangkaian kerja Senat Akademik bergerak melalui rapat, telaah, pertimbangan kolegial, dan jejaring kelembagaan.
Pembahasan agenda akademik melalui kerja komisi, telaah, dan keputusan kolegial.
Kajian terhadap pengembangan program studi, mutu kurikulum, dan kesinambungan penyelenggaraan pendidikan.
Forum akademik mengenai rekognisi pembelajaran lampau, pendidikan profesi, serta mutu kompetensi lulusan.
Representasi institusi, kunjungan akademik, dan pertukaran praktik baik antarsenat perguruan tinggi.
Penguatan kajian naskah akademik, kepatuhan, konsekuensi kebijakan, dan mitigasi risiko penyelenggaraan.
Arsip visual terkurasi. Caption dibuat umum ketika nama kegiatan atau tanggal tidak dapat dipastikan dari konteks foto.







29 September 2026 · Jejaring Nasional
Forum Dialog Strategis mempertemukan Badan Riset dan Inovasi Nasional dengan Majelis Senat Akademik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum untuk membahas penguatan ekosistem riset dan inovasi nasional.
01 · Ruang Kontribusi
Kontribusi bergerak melintasi tata kelola universitas, pendidikan, profesi farmasi, standar, pengabdian masyarakat, dan agenda kemandirian kesehatan.
Menjaga marwah akademik melalui Senat Akademik, telaah kebijakan, pertimbangan kelembagaan, dan penguatan proses pengambilan keputusan.
Mendorong kurikulum yang relevan, evaluasi program studi, rekognisi pembelajaran lampau, serta kesinambungan standar pendidikan.
Berkontribusi pada standar kompetensi, pengujian apoteker, penguatan etik, dan pengembangan profesi yang berorientasi pada masyarakat.
Menghubungkan kebijakan dengan bahan baku lokal, industri farmasi, teknologi formulasi, hilirisasi, dan ketahanan kesehatan nasional.
Menerapkan teknologi tepat guna, mendampingi mitra, memberdayakan masyarakat, serta merawat keberlanjutan manfaat.
Menyatukan akademisi, industri, pemerintah, komunitas, media, alumni, dan organisasi dalam agenda bersama.
02 · Rekam Kontribusi
Beberapa kontribusi terpilih memperlihatkan hubungan antara penjaminan mutu, kebijakan, pengembangan profesi, teknologi, dan masyarakat.
Anggota kepanitiaan nasional dalam merancang, mengembangkan, menyelenggarakan, mengevaluasi, dan menjaga keberlanjutan OSCE sebagai bagian penjaminan mutu kompetensi apoteker.
Kontribusi pada pengembangan standar uji tembus air untuk memperkuat dasar ilmiah ekosistem kosmetik halal.
Peran sebagai Sekretaris Senat Akademik dalam merawat tata kelola, kebijakan akademik, integritas, dan keberlanjutan institusi.
Transfer teknologi pemurnian bahan baku minyak Sacha Inchi bersama mitra industri sebagai bentuk pengabdian berbasis hasil riset.
Menguatkan jejaring bahan baku, produk, petani, UMKM, industri, dan media menuju manfaat yang lebih luas.
03 · UKAI & UKMPPAI 2016—2025
Keterlibatan dalam pengembangan uji kompetensi dipahami sebagai pelayanan bersama untuk menjaga agar calon apoteker dinilai melalui standar yang adil, terukur, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Keterlibatan dalam sekretariat panitia dan persiapan sistem registrasi online.
Pembahasan blueprint UKAI yang mencakup CBT dan OSCE.
Kontribusi sebagai Tim UKAI dalam penelaahan perangkat dan soal OSCE.
Narasumber dan fasilitator pelatihan penulisan soal UKAI metode OSCE.
Dokumentasi persiapan penyelenggaraan UKMPPAI OSCE.
Wakil Ketua II Panitia Pelaksana UKMPPAI nasional APTFI–Kolegium Farmasi.
Memetakan kompetensi, domain praktik, konteks pelayanan, tingkat kemampuan, dan proporsi stasiun agar ujian merepresentasikan profil apoteker Indonesia.
Menyusun skenario, instruksi peserta, instruksi penguji, kebutuhan alat, pasien standar, rubrik, serta kriteria performa.
Menelaah relevansi, kejelasan, kesetaraan tingkat kesulitan, kelayakan waktu, objektivitas penilaian, dan keamanan materi ujian.
Menguji alur stasiun, waktu, instruksi, logistik, respons peserta, reliabilitas, serta kesiapan fasilitas sebelum penerapan lebih luas.
Melatih penguji, penyelenggara, pelatih pasien standar, dan tim pusat ujian agar prosedur serta interpretasi rubrik konsisten.
Mengawal kesiapan OSCE center, sirkuit, kerahasiaan, briefing, penilaian, dokumentasi, dan koordinasi pelaksanaan ujian.
Menelaah pelaksanaan, data hasil, kendala lapangan, umpan balik, dan peluang perbaikan sebagai siklus peningkatan mutu berkelanjutan.
The People Behind the Standard
Uji kompetensi nasional bertumbuh melalui jejaring lintas institusi, generasi, dan bidang tanggung jawab. Arsip ini menghormati orang-orang yang menjaga mutu proses tersebut dari waktu ke waktu.


Early UKAI Journey
Konteks rinci dan tahun kegiatan belum dicantumkan karena belum dapat diverifikasi dari metadata foto.


“Kompetensi profesi tidak boleh bergantung pada tempat seseorang belajar. Setiap calon apoteker Indonesia berhak dinilai dengan standar yang dapat dipertanggungjawabkan.”Mengapa pelayanan profesi ini menjadi bagian dari Pangkalan Mimpi →
04 · Professional Service
Dokumentasi terpilih dari kegiatan Ikatan Apoteker Indonesia memperlihatkan forum ilmiah, pengembangan profesi, dan kerja organisasi. Bagian ini ditempatkan sebagai jejak pelayanan kepada profesi—bukan daftar jabatan atau identitas personal.



COLLABORATIVE LEADERSHIP05 · Cara Memimpin
Kepemimpinan akademik tidak selalu tampil sebagai keputusan tunggal. Sering kali ia hadir sebagai kemampuan mempertemukan perspektif, mengelola perbedaan, menjaga standar, dan membangun kepercayaan.
06 · Dari Kebijakan ke Pelaksanaan
Kebijakan memperoleh makna ketika dapat diterjemahkan menjadi pendidikan yang lebih baik, profesi yang terpercaya, teknologi yang digunakan, serta masyarakat yang memperoleh manfaat.
Ikuti jejak dampak ↗Memahami persoalan, konteks, pihak terdampak, dan pilihan yang tersedia.
Menguji bukti, risiko, prinsip, aturan, dan konsekuensi jangka panjang.
Merumuskan arah yang jelas, proporsional, akuntabel, dan dapat dilaksanakan.
Menjaga implementasi, mengevaluasi hasil, dan memperbaiki bila diperlukan.
Institutional Legacy
Warisan kepemimpinan bukan hanya dokumen atau keputusan, tetapi budaya akademik yang tetap hidup ketika generasi berganti.